Facebook

Selasa, 16 September 2008

3 Foot Ninja II

Matikan TV, Perbanyaklah Baca Al-Quran

Pada bulan suci Ramadhan ini maraknya tayangan televisi yang dihiasi
dengan para banci dan komedi yang justru mengurangi makna ibadah buat
kita. alangkah baiknya mari kita matikan televisi dan kita perbanyak
membaca al-Quran.
Memperbanyak membaca al-Quran berarti mendekatkan diri kepada
Al-Qur'an adalah dengan cara membacanya, memahami maknanya, merenungi
dan mengamalkan ajaran yang dikandungnya. Iman Al-Hasan Al-Bashri
berkata " sesungguhnya orang-orang yang datang sebelum kamu menganggap
Al-Qur'an itu seperti surat-surat dari Rabb mereka. Pada malam hari
mereka selalu merenunginya dan pada siang hari mereka berusaha
mengamalkannya.
Seorang sahabat Al-Qur'an senantiasa menanamkan perasaan cintanya
kepada Al-Qur'an. Ibarat seorang yang sedang jatuh cinta, maka ia
ingin selalu berada didekat kekasihnya. begitu juga dengan Al-Qur'an,
hendaknya dijadikan sebagai pendamping setia hidup kita, dan selalu
menumbuhkan rasa cinta kepadanya. Abdullah ibnu Mas'ud berkata
"barangsiapa yang mencintai Al-Qur'an, berarti ia mencintai Allah dan
Rasulullah".
Selain kepada Al-Qur'an, handaknya kita juga mendekatkan diri kepada
sunnah nabi muhammad saw. karena Al-Qur'an dan Sunnah inilah yang
diwariskan oleh rasulullah saw untuk menuntun hidup manusia. Mengikuti
petunjuk yang terdapat di dalam Al-Qur'an dan sunnah nabi adalah
merupakan pembuktian diri kita atas kecintaan dan ketaatan kita kepada
Allah swt dan rasulullah saw. ini sesuai dengan apa yang diperintahkan
Allah swt di dalam surat An-Nisa' ayat 59 :
"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul
(Nya), dan ulil amri (pemimpin) di antara kamu. Kemudian jika kamu
berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah
(Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada
Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan
lebih baik akibatnya".

fikirdahulu